Mentari bersinar indah kala itu
Ketika kau menghampiriku,
Sungguh tak kudengar suara halusmu,
Aku hanya merasakan seluruh tubuhku menggigil hebat,
Lidahku kelu tak dapat bicara,
Mataku terbelalak menatapmu,
Dan Aku tak dapat mengontrol jiwa dan pikiranku,
Karena terpesona dengan senyuman khasmu,
Senyuman yang mampu meluluhlantakan dinding hatiku,
Aku menyukaimu.
Dalam diam aku memperhatikanmu,
Menghiraukan teriakan rindu jiwaku,
Dalam rasa malu,
Aku tutupi getar - getar jiwa yang menyebut namamu,
Dalam ucap,
Kubiarkan lidahku mengatakan hal yang tak jujur tentang kebenaran hati yang berdesir bila kau berada dalam jarak pandangku,
Karena aku mengagumi.
Tak semestinya rindu diungkapkan, karena kata tak akan cukup mengartikan kedalaman jiwa yang merindu,
Tak sepantasnya rasa sayang ditampakkan, karena perbuatan saja tak kan bermakna bila perasaan tertutup dusta yang memungkiri rasa sayang itu sendiri.
Aku mengagumi, karena hatiku berucap rindu tentangmu,
Aku menyukaimu, karena jiwaku mengisyaratkan keindahan asmaramu,
Aku menyayangimu, karena pikiranku tak pernah berhenti mengharapkanmu.

0 Response to "Tentang Dia"
Posting Komentar